Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Tekankan Perlindungan Petani, Pemkab Lembata Siapkan Sistem Pembelian Jagung

Bupati juga menyoroti bahwa produksi jagung di Lembata mencapai puncaknya pada musim hujan. Oleh karena itu, momentum ini dinilai tepat untuk merealisasikan janji kampanye terkait penguatan sektor pertanian, khususnya jagung.

Admin
Kamis, 09 April 2026 | 10:45:05 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com — Pemerintah Kabupaten Lembata mulai memperkuat langkah strategis dalam melindungi petani jagung melalui sistem pembelian hasil panen yang terkoordinasi. Hal ini ditandai dengan rapat koordinasi pembelian jagung masyarakat yang dipimpin langsung oleh Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, pada Rabu (8/4/26) di ruang kerjanya.

Rapat tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pengadaan dan Pengelolaan Jagung Dalam Negeri serta Penyaluran Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) periode 2026–2029. Kebijakan ini bertujuan melindungi petani dari fluktuasi harga pasar, menjaga stabilitas harga jagung agar tetap kompetitif, sekaligus memperkuat cadangan jagung pemerintah.

Baca Juga: https://pojoknesia.com/kapal-ferry-gagal-sandar-formalen-ancam-blokir-pelabuhan-lewoleba

Dalam arahannya, Bupati Petrus Kanisius Tuaq menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk memfasilitasi seluruh proses, mulai dari hulu hingga hilir. Menurutnya, program ini merupakan langkah awal atau uji coba dalam membangun sistem pengelolaan jagung yang terintegrasi oleh pemerintah daerah.

“Pemerintah memfasilitasi proses dari hulu sampai hilir untuk membantu masyarakat menjalankan program ini. Ini adalah uji coba kita dalam membangun sistem penanganan jagung oleh pemerintah,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti bahwa produksi jagung di Lembata mencapai puncaknya pada musim hujan. Oleh karena itu, momentum ini dinilai tepat untuk merealisasikan janji kampanye terkait penguatan sektor pertanian, khususnya jagung.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/lembata-raih-ipp-tertinggi-di-ntt-10-layanan-masih-tertahan-di-kategori-c

Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kabupaten Lembata akan meluncurkan program pembelian jagung secara resmi pada 10 April 2026. Pelayanan pembelian ini ditargetkan berjalan optimal dalam empat bulan ke depan guna menyerap hasil panen petani secara maksimal.

Untuk mendukung pelaksanaan program, pemerintah telah menyiapkan fasilitas penanganan pascapanen yang berlokasi di Kompleks CWC, Lamahora, Kabupaten Lembata. Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat kegiatan pengolahan jagung sebelum dipasarkan atau disimpan sebagai cadangan pemerintah.

Perencana Ahli Muda Dinas Pertanian Kabupaten Lembata, Maria Hethy Lumuosa, menjelaskan bahwa pemerintah juga menyediakan peralatan pendukung seperti mesin pemipil jagung dan dryer (pengering) guna mempermudah proses pascapanen.

Baca Juga; https://pojoknesia.com/pemda-lembata-gelar-turnamen-mancing-nasional-gaet-peserta-mancanegara

“Penyediaan alat ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu petani, khususnya dalam penanganan pascapanen agar kualitas jagung tetap terjaga,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati Tuaq menekankan pentingnya peran aktif seluruh perangkat daerah, terutama para camat, dalam menyosialisasikan program ini kepada masyarakat. Ia berharap tidak ada petani yang tertinggal informasi terkait peluang penjualan jagung kepada pemerintah.

“Camat harus aktif memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat. Jangan sampai ada petani yang tidak mengetahui program ini,” tegasnya.

Dengan adanya program ini, Pemerintah Kabupaten Lembata optimis dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pengelolaan jagung yang lebih sistematis dan berkelanjutan. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

E-Kusuka di Lembata Bisa Jadi ATM hingga Akses Pinjaman

Program dari Kementerian Perikanan dan Kelautan RI ini tidak hanya berfungsi sebagai identitas resmi, tetapi juga memil

| Senin, 01 Juni 2026
Sapi Kurban Presiden hingga Pemkab Lembata Mulai Didistribusikan ke Masjid

Bantuan yang berasal dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Gubernur Nusa Tenggara Timur, dan Pemerintah

| Jumat, 22 Mei 2026
HIDUP CUP U-15 Resmi Bergulir, Lembata Bidik Talenta Muda Menuju Soeratin Cup

Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan panggung strategis pembinaan generasi muda yang diharapkan mampu melahir

| Jumat, 22 Mei 2026
Bupati Tekankan Solidaritas, Wakil Angkat Rehumanisasi Kehidupan Idul Adha di Waowala

Pesan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah menghendaki nilai agama hadir dalam praktik kehidupan seha

| Kamis, 28 Mei 2026
Pengembangan Jagung Industri LKARI Jadi Harapan Baru Pertanian Lembata

Sebagai wujud nyata dukungan, Pemerintah Kabupaten Lembata bersedia menyediakan lahan seluas kurang lebih 10 hektar di

| Selasa, 26 Mei 2026
Akhir Mei Ini Pemkab Lembata Gelar Turnamen Mancing Internasional

Turnamen memancing berskala internasional itu sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Mei 2026. Namun, jadwal p

| Kamis, 21 Mei 2026
Antrean BBM di Lembata Mulai Terurai

Sebelumnya antrean kendaraan untuk pengisian BBM kerap membludak hingga memakan sebagian badan jalan dan menyebabkan kem

| Senin, 18 Mei 2026
Genjot Ekonomi, Lembata Pasok Ikan dan Porang ke Surabaya

Kerja sama ini menjadi langkah strategis bagi Pemerintah Kabupaten Lembata dalam memperluas peluang pengembangan ekonomi

| Rabu, 13 Mei 2026
Kabupaten Lembata Raih Peringkat I Penurunan Pengangguran Tingkat Nasional

Atas keberhasilan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lembata menerima apresiasi pemerintah daerah dari Kementerian Dalam Neg

| Rabu, 20 Mei 2026
Kendaraan Tunggak Pajak Masih Ditemukan di SPBU Waijarang

Ia berharap penertiban tersebut dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya dalam waktu singkat.

| Sabtu, 16 Mei 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan