Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Beri Perlindungan Bagi Pekerja Migran, Delegasi Besar NTT Sambangi KP2MI

Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk melakukan dialog guna mencari solusi komprehensif dan berkelanjutan atas permasalahan migran asal NTT yang semakin mengkhawatirkan.

Paul Moruk
Selasa, 18 Maret 2025 | 11:51:12 WIB
Dok. Humas Pemda Lembata

Jakarta – Delegasi besar dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dipimpin langsung oleh Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama sejumlah Bupati/Walikota, termasuk Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) di Jakarta pada Senin (17/3/25).

Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk melakukan dialog guna mencari solusi komprehensif dan berkelanjutan atas permasalahan migran asal NTT yang semakin mengkhawatirkan.

Dalam pertemuan tersebut, para kepala daerah NTT menyampaikan berbagai masalah krusial yang dihadapi oleh para migran asal daerahnya. Beberapa isu yang menjadi sorotan utama adalah tingginya angka migrasi ilegal, minimnya informasi dan perlindungan bagi para migran, serta dampak sosial ekonomi yang signifikan bagi daerah asal.

“Salah satu faktor utama warga lebih memilih merantau ke luar negeri adalah faktor ekonomi. Kebutuhan ekonomi menjadi pemicu utama sebagian masyarakat Lembata mencari hidup yang lebih baik di tanah rantau. Namun, permasalahannya adalah keberangkatan mereka tidak disertai dokumen resmi, tidak melalui perusahaan penyalur tenaga kerja yang resmi, dan tanpa memiliki keahlian khusus,” ungkap Bupati Kanisius Tuaq.

Pertemuan yang berlangsung intens ini juga membahas hal-hal penting lainnya, seperti pelatihan dan pendampingan tenaga kerja agar lebih profesional sebelum bekerja di luar negeri, pencegahan human trafficking, serta pentingnya memastikan keberangkatan tenaga kerja sesuai prosedur yang berlaku.

Kunjungan ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan konkret antara pemerintah daerah NTT dan KP2MI. Beberapa solusi yang diharapkan meliputi peningkatan pengawasan migrasi, perlindungan yang lebih kuat bagi para migran, serta program pemberdayaan masyarakat di daerah asal untuk mengurangi angka migrasi ilegal.

KP2MI menyambut baik kunjungan ini dan menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah NTT. Kerja sama yang erat antara pemerintah pusat dan daerah dianggap sebagai kunci dalam mengatasi kompleksitas permasalahan migrasi ini.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk melindungi dan memberdayakan para pekerja migran Indonesia asal NTT, dengan harapan dapat membawa solusi yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi daerah dan para migran itu sendiri. ***


Bagikan

Berita Terkini

62 Warga Binaan Lapas Lembata Terima Remisi Kemerdekaan

Kepala Lapas Kelas III Lembata, Antonius Semuki, mengatakan bahwa dari total 78 penghuni lapas, sebanyak 62 orang memenu

| Selasa, 18 Agustus 2026
Penghormatan Terakhir untuk Mantan Pj Bupati, Bupati dan Wabup Lembata Hadir di Rumah Duka

Ia mengungkapkan rasa syukur karena rombongan Pemerintah Kabupaten Lembata dapat tiba di Kota Kupang dan hadir secara la

| Rabu, 19 Agustus 2026
Paskibra Banitobo Panjat Tiang Bendera Selamatkan Sang Merah Putih

Insiden itu menyebabkan bendera Merah Putih tersangkut di ujung tiang dan tidak dapat diturunkan.

| Selasa, 18 Agustus 2026
Momentum HUT ke-81 RI, PTSL Lembata Terbitkan 2.012 Sertipikat Tanah

Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) Tahun 2026 telah menghasilkan 2.012 sertipikat tanah dari target 2.7

| Selasa, 18 Agustus 2026
HUT ke-81 RI, Bupati Kanis Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kerja Nyata untuk Kemajuan Lembata

Momentum bersejarah tersebut menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam melanj

| Selasa, 18 Agustus 2026
Dorong Produktivitas Sawah, Bupati Lembata Tinjau Irigasi Waikomo

Infrastruktur irigasi sepanjang 275 meter tersebut dikerjakan secara swakelola oleh kelompok petani dengan dukungan ang

| Kamis, 13 Agustus 2026
Transformasi Posyandu Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan

Posyandu adalah garda terdepan. Melalui transformasi layanan primer ini, kita ingin memastikan pelayanan kesehatan tidak

| Jumat, 14 Agustus 2026
Bupati Kanis Kukuhkan 10 Anggota Paskibra Tahun 2026

Momen pengukuhan ditandai dengan penyematan lencana dan kendit kepada Juana Valenza Magang Sauw.

| Sabtu, 15 Agustus 2026
Pemkab Lembata Tepat Waktu Sampaikan KUA-PPAS 2027, Tidak Masuk Daftar Peringatan Kemenkeu

Sebanyak 363 pemerintah daerah tercantum dalam daftar peringatan tersebut, yang terdiri atas pemerintah kabupaten, kota

| Rabu, 05 Agustus 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan