Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


BNI Sumbang 100 Juta Bangun Rumah Situs 7 Maret 1954 di Hadakewa

Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Pimpinan Cabang BNI Maumere, I Gede Widiartha, kepada Penjabat Bupati Lembata di Rumah Resto Batu Hiu, Larantuka Kabupaten Flores Timur.

Paul Moruk
Rabu, 18 Desember 2024 | 08:53:34 WIB
Penyerahan Bantuan dari BNI ke Pemkab Lembata

Larantuka - Rencana Pemerintah Kabupaten Lembata untuk membangun rumah situs 7 Maret 1954 di Desa Hadakewa, Kecamatan Lebatukan, semakin mendapat dukungan positif dari berbagai pihak. Dukungan terbaru datang dari Keuskupan Larantuka dan pihak perbankan.

Keuskupan Larantuka melalui perjanjian hibah barang telah menghibahkan tanah seluas 300 m² di Desa Hadakewa kepada Pemerintah Kabupaten Lembata. Penandatanganan perjanjian hibah dilakukan oleh Uskup Larantuka, Mgr. Fransiskus Kopong Kung, bersama Penjabat Bupati Lembata, Paskalis Ola Tapo Bali, di Istana Keuskupan Larantuka, Selasa, (17/12/24). 

Di hari yang sama, dukungan juga datang dari PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk Cabang Maumere yang memberikan bantuan keuangan sebesar Rp. 100 juta untuk mendukung pembangunan rumah situs 7 Maret. Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Pimpinan Cabang BNI Maumere, I Gede Widiartha, kepada Penjabat Bupati Lembata di Rumah Resto Batu Hiu, Larantuka Kabupaten Flores Timur. 

Bantuan dari BNI ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, yang bertujuan untuk berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi masyarakat. I Gede Widiartha mengungkapkan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BNI terhadap masyarakat Lembata, khususnya terkait kerinduan untuk memiliki rumah situs yang menjadi simbol perjuangan daerah.

“Bantuan ini diharapkan dapat menjadi simbol bahwa Bupati Paskalis Ola Tapo Bali mampu menginisiasi proyek yang belum terwujud sebelumnya, dan bisa dijalankan dengan baik selama masa jabatannya,” ujar Gede.

Penjabat Bupati Lembata, Paskalis Ola Tapo Bali, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh BNI. Ia menjelaskan bahwa pembangunan rumah situs ini bertujuan untuk mengenang perjuangan rakyat Lembata, khususnya peristiwa bersejarah pada 7 Maret 1954. Saat itu, pernyataan sikap masyarakat Lembata digelorakan, namun tidak ada jejak sejarah yang jelas, selain foto-foto dan dokumen.

“Dengan adanya rumah situs ini, kami berharap dapat memberikan tempat untuk menyimpan prasasti dan foto para tokoh pejuang. Ini juga menjadi pusat literasi sejarah bagi generasi muda Lembata, agar semangat Taan Tou—satu tekad, satu semangat, dan satu perjuangan untuk membangun Lembata—terus hidup,” ungkap Bupati Paskalis.

Membangun rumah situs di lokasi yang telah dihibahkan oleh Uskup Larantuka menjadi langkah nyata untuk mengenang sejarah dan memperkuat semangat kebersamaan bagi masyarakat Lembata. Pihak Pemda Lembata berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan ini dengan serius hingga tuntas, sesuai dengan harapan masyarakat.


Hadir dalam penyerahan bantuan, Pimpinan Cabang BNI Maumere, I Gede Widiartha, bersama Pimpinan Cabang Unit Larantuka, perwakilan BNI Cabang Unit Lewoleba, serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lembata, Lukman Suksin. 


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan