Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Monitoring Revitalisasi Sekolah di Lembata, Wabup Nasir Tegaskan Kepatuhan pada Standar Pembangunan

Pada peninjauan di SMPS Anugerah Kasih, Wabup Nasir menemukan beberapa aspek pekerjaan yang perlu disempurnakan. Catatan tersebut meliputi plamiran pada bagian segitiga di atas bangunan, plamiran plafon sebelum proses finishing, serta penyesuaian pemasangan keramik dinding agar sesuai dengan RAP.

Admin
Sabtu, 01 November 2025 | 16:09:21 WIB
Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, melakukan monitoring lanjutan terhadap pembangunan gedung sekolah.

Lembata, pojoknesia.com - Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, melakukan monitoring lanjutan terhadap pembangunan gedung sekolah penerima Dana Revitalisasi Satuan Pendidikan APBN Tahun Anggaran 2025. 

Kunjungan tersebut mencakup SMPS Anugerah Kasih dan SMPS St. Gregorius di Kota Lewoleba, serta SDN Buriwutun di Kecamatan Buyasuri, Senin (1/12).

Monitoring ini dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan konstruksi berjalan sesuai ketentuan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Dalam kegiatan tersebut, Wabup Nasir didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, Inspektur Kabupaten, serta tim teknis dari Dinas PUPR dan Camat Nubatukan. 

Pemeriksaan lapangan dilakukan dengan fokus pada kesesuaian progres fisik terhadap Rencana Anggaran dan Program (RAP), kualitas material, serta standar keselamatan bangunan. 

Pemerintah daerah menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara berlapis untuk menjamin akuntabilitas penggunaan dana revitalisasi yang bersumber dari APBN.


Pada peninjauan di SMPS Anugerah Kasih, Wabup Nasir menemukan beberapa aspek pekerjaan yang perlu disempurnakan. Catatan tersebut meliputi plamiran pada bagian segitiga di atas bangunan, plamiran plafon sebelum proses finishing, serta penyesuaian pemasangan keramik dinding agar sesuai dengan RAP.

Kendati demikian, Wabup Nasir menilai progres pembangunan secara keseluruhan cukup baik. Ia juga mengapresiasi penggunaan kayu jati yang telah memenuhi standar serta instalasi listrik yang dinilai sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

Kepala SMPS Anugerah Kasih, Dominikus Dalu Kumanireng, menyatakan pihaknya menerima seluruh masukan yang diberikan dan akan segera melakukan perbaikan. Targetnya, sebelum 15 Desember 2025 pekerjaan sudah tuntas. 

Ia menjelaskan bahwa dana revitalisasi yang diterima sekolahnya sebesar Rp2,358 miliar merupakan alokasi terbesar untuk tingkat SD–SMP di Kabupaten Lembata pada tahun anggaran 2025. 

Dana tersebut digunakan untuk pembangunan sembilan ruang, termasuk empat ruang kelas baru, kantor, laboratorium komputer, perpustakaan, toilet, dan UKS. 

Proyek ini dalam rencana awal pelaksanaan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2025 dengan masa pelaksanaan 140 hari kalender, terhitung dimulai pada 14 Agustus 2025.

Sebagai bentuk apresiasi, Domi Kumanireng menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah atas dukungan yang diberikan. 


Ia menyampaikan penghargaan kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Pendidikan, Bupati Lembata, Wakil Bupati Lembata, serta Kepala Dinas Pendidikan. 

Menurutnya, bantuan revitalisasi ini menjadi dukungan penting bagi sekolah swasta di Lembata dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan.

Setelah melakukan peninjauan di SMPS Anugerah Kasih, rombongan Wabup Nasir melanjutkan monitoring ke SMPS St. Gregorius dan SDN Buriwutun. 

Pemeriksaan terhadap dua lokasi ini, dilakukan dengan pendekatan yang sama guna memastikan bahwa pembangunan tetap berada dalam koridor ketentuan yang berlaku. 

Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan bahwa seluruh temuan lapangan akan ditindaklanjuti melalui rekomendasi teknis untuk memastikan proyek revitalisasi pendidikan dapat diselesaikan tepat waktu dan memenuhi standar konstruksi yang telah ditetapkan. (Prokompim / Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Pemkab Lembata Kembali Raih Opini WTP Untuk Keenam Kalinya

BPK RI sebagai auditor eksternal pemerintah telah menilai dan memberikan opini wajar tanpa pengecualian terhadap informa

| Rabu, 10 Juni 2026
Desa Laranwutun Resmi Dipimpin Penjabat Baru, Bupati Harap Pelayanan Warga Meningkat

Pemerintah desa merupakan garda terdepan penyelenggaraan pemerintahan karena berhadapan langsung dengan kebutuhan dan pe

| Jumat, 05 Juni 2026
E-Kusuka di Lembata Bisa Jadi ATM hingga Akses Pinjaman

Program dari Kementerian Perikanan dan Kelautan RI ini tidak hanya berfungsi sebagai identitas resmi, tetapi juga memil

| Senin, 01 Juni 2026
Sapi Kurban Presiden hingga Pemkab Lembata Mulai Didistribusikan ke Masjid

Bantuan yang berasal dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Gubernur Nusa Tenggara Timur, dan Pemerintah

| Jumat, 22 Mei 2026
HIDUP CUP U-15 Resmi Bergulir, Lembata Bidik Talenta Muda Menuju Soeratin Cup

Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan panggung strategis pembinaan generasi muda yang diharapkan mampu melahir

| Jumat, 22 Mei 2026
Bupati Tekankan Solidaritas, Wakil Angkat Rehumanisasi Kehidupan Idul Adha di Waowala

Pesan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah menghendaki nilai agama hadir dalam praktik kehidupan seha

| Kamis, 28 Mei 2026
Pengembangan Jagung Industri LKARI Jadi Harapan Baru Pertanian Lembata

Sebagai wujud nyata dukungan, Pemerintah Kabupaten Lembata bersedia menyediakan lahan seluas kurang lebih 10 hektar di

| Selasa, 26 Mei 2026
Akhir Mei Ini Pemkab Lembata Gelar Turnamen Mancing Internasional

Turnamen memancing berskala internasional itu sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Mei 2026. Namun, jadwal p

| Kamis, 21 Mei 2026
Antrean BBM di Lembata Mulai Terurai

Sebelumnya antrean kendaraan untuk pengisian BBM kerap membludak hingga memakan sebagian badan jalan dan menyebabkan kem

| Senin, 18 Mei 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan