Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Sekda Lembata Soroti Pentingnya Pelaporan SPM Terpadu OPD

Koordinasi teknis tersebut bertujuan membangun kesepahaman lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penerapan dan pelaporan SPM secara terpadu melalui website E-SPM Kementerian Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah.

Admin
Rabu, 21 Januari 2026 | 09:30:29 WIB
Dok. Prokopim Setda Lembata

Lembata, Pojoknesia.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapo Bali, memimpin kegiatan koordinasi teknis penguatan Penerapan dan Pelaporan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Terpadu yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati, Selasa (20/1/26).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Evaluasi APBD dan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun 2025 yang berlangsung pada 19 Januari 2026.

Koordinasi teknis tersebut bertujuan membangun kesepahaman lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penerapan dan pelaporan SPM secara terpadu melalui website E-SPM Kementerian Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah.

Para peserta yang hadir terdiri dari Kepala Bidang, Kepala Seksi/Pejabat Fungsional, serta staf pengelola atau operator SPM.

Semua peserta merupakan perwakilan dari 11 OPD, yakni Inspektorat Daerah, Bappelitbangda, BKAD, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, Dinas Perkimtan, Dinas Sosial-P2KB, Satpol-PP, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Dalam pemaparan hasil monitoring dan evaluasi capaian penerapan SPM Kabupaten Lembata, Sekda Tapo Bali menyoroti kondisi objektif pelaporan melalui website E-SPM Terpadu.

Berdasarkan data yang ditampilkan, terdapat 6 Standar Pelayanan Minimal yang dilaksanakan oleh 7 OPD dengan total 12 Pelayanan Dasar oleh Dinas Kesehatan, 3 Pelayanan Dasar oleh Dinas Pendidikan, 2 Pelayanan Dasar oleh Dinas PUPR, 3 Pelayanan Dasar oleh Satpol PP, 3 Pelayanan Dasar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta 5 Pelayanan Dasar oleh Dinas Sosial P2KB.

Pada pelaporan E-SPM Terpadu Triwulan III, capaian kinerja menunjukkan hasil yang sangat baik, yakni Pendidikan 100 persen, Kesehatan 100 persen, Dinas PUPR 100 persen, Dinas Perkimtan 100 persen, Trantibumlinmas 100 persen, dan Dinas Sosial P2KB sebesar 76 persen.

Sekda Paskalis Ola berharap seluruh OPD dapat bekerja secara optimal, cepat, dan tepat dalam memenuhi target pelayanan publik. 

Menurutnya, penerapan SPM di Kabupaten Lembata diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat melalui peningkatan kualitas pendidikan, percepatan pembangunan infrastruktur, serta penguatan kesejahteraan sosial.

Dalam kegiatan koordinasi teknis tersebut, Sekda didampingi oleh Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah, Paskalis Yosep Setet, yang menjelaskan secara rinci proses, tahapan, serta teknis pengisian E-SPM Triwulan IV melalui website resmi Kemendagri. 

Ia juga mendengarkan langsung berbagai kendala yang dihadapi OPD dalam proses penginputan data.

Kabag Pememerintahan, Yosep Setet menekankan pentingnya verifikasi data agar informasi yang diinput sesuai dengan alur pengisian dan kondisi riil di lapangan. 

Website E-SPM merupakan sistem informasi nasional yang digunakan untuk memantau dan melaporkan pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal secara daring, sehingga memudahkan proses monitoring dan evaluasi kinerja pelayanan publik oleh pemerintah pusat.

Sekda Tapo Bali juga menegaskan bahwa pengisian indikator E-SPM harus disesuaikan dengan Renstra (Rencana Strategis) masing-masing OPD, membutuhkan kerja sama lintas perangkat daerah, serta melibatkan peran aktif Kepala Bidang. 

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa data yang diinput harus memiliki legalitas, dituangkan dalam Surat Keputusan (SK), dan ditandatangani oleh Bupati.

Melalui koordinasi teknis ini, Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat penerapan dan pelaporan SPM Terpadu berbasis website E-SPM Kemendagri sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan