Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Miris! Kubur Dibongkar, Tulang Mayat Dibuang Pusaka Raib Digondol

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, bahwa makam yang dibongkar tersebut adalah milik almarhum yang dikenal sebagai Bei Mau.

Admin
Jumat, 31 Oktober 2025 | 20:35:09 WIB
Suasana yang terjadi pemakaman kampung lama dusun Webaha, Desa Faturika

Belu, Pojoknesia.com — Warga Dusun Webaha, Desa Faturika, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, digemparkan oleh aksi tak terpuji yang terjadi di kompleks pemakaman kampung lama, Jumat (31/10/2025) dini hari. 

Sejumlah warga mendapati salah satu makam yang dibongkar orang tak dikenal, sementara tulang belulang jenazah terlihat berserakan di luar makam.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, bahwa makam yang dibongkar tersebut adalah milik almarhum Bei Mau. 

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh warga yang hendak membersihkan area pemakaman menjelang ziarah arwah 2 November mendatang. Saat tiba di lokasi, mereka terkejut melihat kondisi salah satu kubur sudah terbuka dan tidak seperti biasanya.

Menurut keterangan warga sekitar, kuat dugaan pelaku membongkar makam untuk mencuri pusaka yang dikuburkan bersama almarhum. Barang pusaka tersebut diyakini memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Keluarga yang tiba di lokasi tak kuasa menahan tangis. Mereka histeris melihat jasad anggota keluarganya diperlakukan secara tidak manusiawi. 

“Kami sangat sedih dan marah. Tidak sangka ada orang sekejam ini, sampai bongkar kubur demi ambil pusaka,” ujar salah satu anggota keluarga dengan mata berkaca-kaca.

Keluarga besar korban menyatakan duka dan kekecewaan mendalam atas tindakan yang dinilai menghina martabat arwah. Cucu Korban Makdalena Omi, mengatakan seluruh harta pusaka keluarga yang disimpan dalam makam diduga telah diambil. 

"Semua harta dititipkan, pusaka lama dan titipan keluarga. Kalau dihitung-hitung kira-kira sekitar Rp 50 jutaan," ujar Omi kepada wartawan sambil meneteskan air mata.

Dirinya dan keluarga besar mengecam keras tindakan pelaku, bahkan melontarkan kutukan adat serta doa murka terhadap orang yang melakukan perbuatan tak manusiawi tersebut. 

“Andaikan hasil curian dinikmati keluarga pelaku, mereka akan mati dalam keadaan tersiksa. Kami tidak memperhitungkan nilai pusaka, tetapi kami sangat kecewa karena kuburan dibongkar", Ungkapnya.

Menanggapi kejadian tersebut, keluarga langsung melapor ke Polsek Raimanuk. Petugas kepolisian datang ke lokasi untuk mengumpulkan bukti dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Kejadian ini kembali menyorot masalah keamanan kawasan pemakaman serta pentingnya perlindungan terhadap situs-situs kebudayaan dan pusaka keluarga. 

Warga setempat berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku dan mengembalikan barang-barang keluarga, sekaligus mencegah insiden serupa agar tidak terulang. (Vg)***


Bagikan
NTT

Berita Terkini

Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Boxing Camp Jadi Ruang Baru Generasi Muda Lembata Meniti Karier Tinju

Pemerintah daerah mengapresiasi langkah Willem Lojor membangun pusat pembinaan tinju yang tidak hanya diarahkan untuk me

| Selasa, 15 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan