Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pacu Kemandirian Ekonomi: Bupati Kanis Serahkan Bantuan Sarana Prasarana untuk Nelayan

Komitmen ini diwujudkan melalui penyerahan bantuan sarana prasarana perikanan yang bernilai ratusan juta rupiah, menyasar langsung kelompok nelayan, pembudidaya, serta pelaku pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.

Admin
Rabu, 05 November 2025 | 16:25:19 WIB
Bantuan pemerintah ini didistribusikan ke beberapa wilayah Babokerong, kelompok TPI, dan kelompok nelayan Tobotani.

​Lembata, Pojoknesia.com - Pemerintah Kabupaten Lembata menunjukkan komitmen seriusnya dalam memperkuat sektor perikanan sebagai salah satu pilar utama ekonomi daerah dalam kerangka program unggulan Nelayan, Tani, dan Ternak. 

Komitmen ini diwujudkan melalui penyerahan bantuan sarana prasarana perikanan yang bernilai ratusan juta rupiah, menyasar langsung kelompok nelayan, pembudidaya, serta pelaku pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.

​Acara seremonial penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis di Pelataran Gedung Pasar Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Kampung Nyamuk, Lewoleba, pada Rabu (5/11/25). Momentum ini menandai langkah strategis Pemerintah Daerah (Pemda) Lembata untuk mempercepat terwujudnya kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.

​Bantuan ini tidak hanya sebatas dukungan fisik, tetapi merupakan realisasi nyata dari program 100 hari kerja Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, dan Wakil Bupati H. Muhamad Nasir. Lebih jauh, program ini merupakan akselerasi dukungan terhadap visi dan misi pembangunan daerah yang termaktub dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

​Diharapkan, modernisasi sarana prasarana ini akan membawa dampak signifikan pada peningkatan produktivitas, kualitas, dan daya saing produk perikanan Lembata, baik di pasar regional maupun nasional.

​Bantuan yang diserahkan dirancang secara komprehensif untuk menyentuh berbagai lini aktivitas perikanan:

​Armada Penangkapan Ikan: Diserahkan 5 unit kapal 2 GT, 1 unit kapal 1 GT, dan 5 unit perahu sampan. Pemberian armada baru ini bertujuan untuk memperluas jangkauan operasional dan secara langsung meningkatkan volume hasil tangkapan nelayan.

​Alat Bantu Penangkapan Modern: Bantuan meliputi 5 unit material rumpon, 35 unit material purse seine, dan 40 unit gill net multifilament. Peralatan modern ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penangkapan seraya menekankan praktik penangkapan yang ramah lingkungan.

​Pengembangan Komoditas Unggulan: Diberikan 1 paket bantuan budidaya rumput laut. Program ini berfokus pada pengembangan rumput laut sebagai komoditas bernilai tambah tinggi, diversifikasi ekonomi, dan penguatan mata pencaharian masyarakat pesisir.

​Peningkatan Mutu dan Pemasaran: Disalurkan 4 unit freezer box/chest kapasitas 500 liter, 10 unit freezer box 1.200 liter, dan 85 unit cool box. Sarana pendingin ini krusial untuk menjaga kualitas dan daya simpan produk, memastikan hasil tangkapan tetap segar, dan memfasilitasi proses pemasaran yang lebih luas.

Bantuan pemerintah ini didistribusikan ke berbagai wilayah di Kabupaten Lembata, termasuk Babokerong 20 unit, kelompok TPI 60 unit, dan kelompok nelayan Tobotani 5 unit.

​Dalam sambutannya, Bupati Kanis Tuaq memberikan penekanan tegas bahwa bantuan ini adalah amanah yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara optimal untuk menaikkan taraf kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

​"Bantuan ini adalah amanah yang harus kita jaga dan manfaatkan sebaik mungkin. Jangan sampai bantuan ini hanya menjadi pajangan atau disalahgunakan. Mari kita tingkatkan produktivitas, kualitas, dan daya saing produk perikanan kita, sehingga Lembata dapat menjadi pusat perikanan yang maju dan sejahtera," tegas Bupati Kanis.

​Bupati juga menyerukan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut dengan mengimbau nelayan untuk tidak membuang sampah sembarangan dan memanfaatkan Bank Sampah Cahaya Agate Waikomo dalam pengelolaan sampah plastik.

​Di samping itu, Bupati mengajak para nelayan untuk secara aktif mendukung program MBG dengan memastikan pasokan ikan yang berkualitas dan terjangkau, sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam peningkatan gizi masyarakat, khususnya anak-anak.

​Kehadiran Wakil Bupati, Muhamad Nasir bersama Staf Ahli Bupati yang juga Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, serta Kepala Dinas Perikanan dalam acara tersebut, menggarisbawahi komitmen kolektif Pemerintah Kabupaten Lembata.

​Pemerintah daerah menyatakan akan terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, memberikan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan kepada para nelayan, serta memfasilitasi akses pasar yang lebih luas bagi produk perikanan Lembata.

​Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, nelayan, dan seluruh elemen masyarakat, sektor perikanan Lembata diyakini dapat berkembang menjadi sektor yang maju, berdaya saing, dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan daerah secara keseluruhan, sekaligus menyukseskan program prioritas di bidang Nelayan Tani Ternak, demi mencapai visi Lembata yang Maju, Lestari, dan Berdaya Saing. (Prokompim/Kominfo Lembata)


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Kanis Pecat 4 ASN, 7 Masih Diperiksa

Pemerintah Kabupaten Lembata tidak mentolerir ASN yang terlibat dalam kasus perselingkuhan dan pelanggaran disiplin lai

| Selasa, 24 Februari 2026
Penanganan BBM Subsidi di Lembata, Bupati Kanis Dorong Pengawasan Ketat dan Percepatan Operasional SPBU 51

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Lembata berencana mengusulkan penambahan agen minyak tanah baru dengan bersurat kepad

| Minggu, 22 Februari 2026
Banyak TPU Belum Bersertifikat, Pemkab Lembata Percepat Penegasan Batas dan Status Aset

Melalui regulasi tersebut, setiap lahan pemakaman diwajibkan memiliki kejelasan status aset, dokumen administrasi yang

| Sabtu, 21 Februari 2026
Bupati Kanis Lantik Pengurus BAZNAS, Zakat Motor Penggerak Pemberdayaan Umat

Bupati Kanis juga menyampaikan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik. “Tugas ini bukan sekadar administrati

| Jumat, 20 Februari 2026
Kemenag Lembata Soroti Tata Kelola Zakat Nasional yang Belum Terintegrasi Secara Optimal

Survei BAZNAS bersama IPB dan sejumlah perguruan tinggi memproyeksikan potensi zakat nasional mencapai Rp327 triliun per

| Jumat, 20 Februari 2026
Warga Lewoleba Barat Gaungkan Gerakan Anti Sampah di Terminal Waikomo

Kali Waikomo selama ini menjadi salah satu titik rawan pembuangan sampah liar. Pada musim hujan, aliran sungai kerap m

| Kamis, 19 Februari 2026
Wabup Nasir Tekankan Spirit Kebersamaan di Pawai Ta’aruf Ramadhan

Acara diawali sambutan Ketua Badan Pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas, Latif Paokuma, yang menekankan pentingnya menjag

| Rabu, 18 Februari 2026
Dari Ladang Paubokol, Kelompok Tani Peduli Paubokol Panen Jagung Bersama Bupati Lembata

Panen perdana ini menjadi momen bersejarah bagi Kelompok Tani Peduli Paubokol. Ketua Kelompok, Lazarus Teka Udak, menj

| Kamis, 12 Februari 2026
Bupati Lembata Hadiri Tahbisan Uskup Larantuka, Teguhkan Semangat 'Satu Tubuh, Satu Roh, Satu Harapan'

Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Lembata, saya menyampaikan selamat dan proficiat kepada Mgr. Yoh

| Rabu, 11 Februari 2026
Musrenbang RKPD 2027 Lembata, Bupati Tekankan Prioritas Anggaran Kebutuhan Riil

Bupati juga menekankan bahwa keterbatasan fiskal daerah menuntut pemerintah lebih selektif dalam menetapkan prioritas

| Jumat, 06 Februari 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 PojokNesia
Allright Reserved
CONTACT US Lewoleba
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281353967028
POJOKNESIA
Viewers Now: 1