Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Peringati Statement 7 Maret, Pemda Lembata Gelar Bakti Sosial

Salah satu lokasi yang menjadi titik fokus adalah Pasar Pada, Kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan. Di sana, Bupati dan Wakil Bupati meninjau beberapa titik pembuangan sampah, bangunan pasar los, serta lapak-lapak pedagang yang ada.

Paul Moruk
Sabtu, 08 Maret 2025 | 10:30:29 WIB
Bupati dan Wakil Bupati Lembata ketika pose bersama di Rumah Situs Statemen 7 Maret 1954

Lembata– Dalam rangka memperingati Statement 7 Maret 1954, Pemerintah Kabupaten Lembata menggelar kegiatan bakti sosial yang bertujuan untuk menjaga kebersihan dan keindahan Kota Lewoleba.

Kegiatan ini melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan difokuskan pada pembersihan kawasan umum, termasuk pasar, jalan-jalan, dan tempat-tempat umum lainnya.

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, bersama Wakil Bupati, H. Muhamad Nasir, secara langsung memantau dan memeriksa aktivitas kerja bakti di beberapa lokasi, Jumat (7/3/2025). Para peserta bakti sosial terlihat antusias membersihkan lingkungan sekitar dari sampah dan kotoran.

Salah satu lokasi yang menjadi titik fokus adalah Pasar Pada, Kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan. Di sana, Bupati dan Wakil Bupati meninjau beberapa titik pembuangan sampah, bangunan pasar los, serta lapak-lapak pedagang yang ada.

Selama kunjungan, mereka juga berbincang dengan para pedagang, termasuk penjual ikan dan sayur, yang mengungkapkan keluh kesah mereka tentang sepinya pembeli dan dagangan yang tidak habis terjual.

Salah satu keluhan utama yang disampaikan oleh para pedagang adalah adanya pasar dadakan di dalam kota yang juga menjual ikan dan sayur-sayuran, yang dianggap sebagai salah satu penyebab sepinya pembeli di Pasar Pada. Para pedagang pun berharap agar Pemerintah segera menertibkan pasar-pasar dadakan tersebut untuk mendukung kelancaran perekonomian mereka.

Menanggapi hal ini, Bupati Kanisius Tuaq dan Wakil Bupati H. Muhamad Nasir menyatakan bahwa mereka akan segera melakukan dialog dengan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik dan menampung aspirasi para pedagang tersebut.

Selain itu, Bupati juga mengungkapkan bahwa kondisi Pasar Pada memerlukan penataan lebih lanjut, terutama terkait dengan bangunan yang tidak sesuai peruntukannya. Beberapa pedagang juga membangun tempat jualan yang tidak sesuai dengan penataan pasar yang ada. Atas temuan ini, Bupati memerintahkan pihak Koperindag untuk segera menertibkan dan melakukan penataan kembali.

Dalam hal kebersihan, baik Bupati maupun Wakil Bupati sepakat bahwa masih banyak sampah yang berserakan di beberapa titik pasar. Mereka menilai masalah ini memerlukan perhatian lebih lanjut, karena sampah yang dibiarkan berserakan memberikan kesan kumuh dan mengganggu kenyamanan warga.

Namun, Bupati dan Wakil Bupati menekankan bahwa menjaga kebersihan pasar bukan hanya tanggung jawab Pemerintah semata, melainkan harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat, terutama para pedagang.

Selain memantau kegiatan bakti sosial, Bupati dan Wakil Bupati juga berdialog langsung dengan para peserta untuk mendengarkan masukan dan kendala yang mereka hadapi. Mereka menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan demi menciptakan Kota Lewoleba yang bersih, sehat, dan indah.

Bupati dan Wakil Bupati memberikan apresiasi kepada semua peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan bakti sosial ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran semua pihak mengenai pentingnya kebersihan lingkungan dan mempererat rasa tanggung jawab bersama dalam mewujudkan Lembata yang lebih baik.

Pemerintah Kabupaten Lembata berkomitmen untuk terus mendukung dan mendorong kegiatan serupa, guna menciptakan Lembata yang lebih bersih, indah, dan sejahtera.


Bagikan

Berita Terkini

Lembata Bidik Investasi Jambu Mete, Bupati Kanis Genjot Peremajaan 2 Ribu Hektar

Selain pengembangan jambu mete, Pemerintah Kabupaten Lembata juga terus mendorong program strategis pertanian melalui pe

| Senin, 31 Agustus 2026
Bupati Lembata Lantik Kepsek dan Guru, Ingatkan Pentingnya Dedikasi

Secara keseluruhan 90 kepala sekolah menerima SK sebagai bagian dari penataan, terdiri dari jenjang PAUD 14 orang, SD 62

| Sabtu, 29 Agustus 2026
Dorong Kemandirian Pakan Ternak, Bupati Lembata Libatkan Bank NTT

Bupati Kanis menjadikan momen pertemuan itu sebagai bagian dari upaya membangun kolaborasi lintas sektor antara pemerin

| Jumat, 28 Agustus 2026
Hadapi Ancaman Kekeringan, Bupati Lembata Resmikan Sumur Bor

Kehadiran fasilitas sumur bor diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsi

| Jumat, 28 Agustus 2026
Pemkab Lembata Gandeng Bank NTT, Hadirkan Layanan Publik Terpadu Satu Atap

Penandatanganan yang berlangsung di Aula Mal Pelayanan Publik Kabupaten Lembata itu dilakukan langsung oleh Bupati Lemba

| Kamis, 06 Agustus 2026
Kedang Didorong Jadi Destinasi Baru, Bupati Lembata Serahkan Bantuan Nelayan dan Pangan

Bantuan mesin disalurkan kepada kelompok nelayan tiga desa, yakni Kalikur, Mampir, dan Tobotani, yang merupakan aspiras

| Kamis, 27 Agustus 2026
Bank NTT Hadir di Wulandoni, Dorong Kawasan Selatan Lembata Jadi Sentra Ekonomi Baru

Keberadaan pelabuhan perintis telah membuka ruang ekonomi yang lebih luas. Namun, konektivitas tersebut perlu diperkuat

| Selasa, 25 Agustus 2026
62 Warga Binaan Lapas Lembata Terima Remisi Kemerdekaan

Kepala Lapas Kelas III Lembata, Antonius Semuki, mengatakan bahwa dari total 78 penghuni lapas, sebanyak 62 orang memenu

| Selasa, 18 Agustus 2026
Penghormatan Terakhir untuk Mantan Pj Bupati, Bupati dan Wabup Lembata Hadir di Rumah Duka

Ia mengungkapkan rasa syukur karena rombongan Pemerintah Kabupaten Lembata dapat tiba di Kota Kupang dan hadir secara la

| Rabu, 19 Agustus 2026
Paskibra Banitobo Panjat Tiang Bendera Selamatkan Sang Merah Putih

Insiden itu menyebabkan bendera Merah Putih tersangkut di ujung tiang dan tidak dapat diturunkan.

| Selasa, 18 Agustus 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan