Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Resmi Kantor Pelni Lembata, Bupati Kanis; Menjadi Langkah Penggerak Ekonomi

Kantor ini ke depan akan ditingkatkan statusnya menjadi kantor cabang. Prosesnya sedang berjalan dan tidak lama lagi akan terealisasi.

Admin
Rabu, 11 Maret 2026 | 14:56:08 WIB
Dok. Kominfo Lembata

Lembata, Pojoknesia.com - Rencana peningkatan status kantor Terminal Point PT Pelayaran Nasional Indonesia di Lewoleba menjadi kantor cabang membuka babak baru dalam upaya memperkuat konektivitas laut di wilayah kepulauan Nusa Tenggara Timur.

Namun, di balik optimisme itu, sejumlah pertanyaan masih menggantung: kapan perubahan status tersebut benar-benar direalisasikan dan sejauh mana dampaknya bagi mobilitas masyarakat Lembata.

Direktur SDM dan Umum, Heri Purnomo menyatakan peningkatan status itu sedang diproses secara internal di perusahaan. 

Pernyataan tersebut disampaikan saat peresmian gedung Terminal Point PELNI Lewoleba di kawasan Pantai Wulen Luo, Selasa, 10 Maret 2026, di hadapan Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq, unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat daerah termasuk mantan Penjabat Bupati Lembata periode 2022–2023, Marsianus Jawa.

Baca Juga : https://pojoknesia.com/momentum-7-maret-pemda-lembata-serukan-toleransi-di-masa-pra-paskah-dan-bulan-ramadhan

“Kantor ini ke depan akan ditingkatkan statusnya menjadi kantor cabang. Prosesnya sedang berjalan dan tidak lama lagi akan terealisasi,” kata Heri.

Meski demikian, ia tidak menyebutkan secara rinci waktu pasti perubahan status tersebut.

Jejak pembangunan kantor Terminal Point PELNI di Lewoleba bermula dari keputusan Pemerintah Kabupaten Lembata pada 2023 yang menghibahkan lahan seluas sekitar 754 meter persegi kepada perusahaan pelayaran milik negara tersebut. 

Baca Juga : https://pojoknesia.com/operasi-ketupat-2026-dimulai-polres-lembata-siaga-amankan-arus-mudik

Hibah lahan ini menjadi fondasi awal kehadiran fasilitas operasional permanen PELNI di kota pelabuhan Lewoleba.

Groundbreaking pembangunan kantor dilakukan pada akhir 2024. Dalam kurun waktu sekitar satu tahun, gedung tersebut rampung dan diresmikan sebagai pusat pelayanan operasional PELNI bagi masyarakat Lembata dan wilayah sekitarnya.

Menurut Heri, kehadiran kantor tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan memperkuat jaringan pelayanan transportasi laut di kawasan timur Indonesia. 

“Ini bukan sekadar kantor operasional, tetapi simbol komitmen PELNI untuk meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut di wilayah kepulauan,” ujarnya.


Kepala Kantor Cabang PELNI Larantuka, Yulianto, menilai dukungan pemerintah daerah melalui hibah lahan menjadi faktor kunci yang mempercepat realisasi pembangunan fasilitas tersebut.

“Dukungan Pemerintah Kabupaten Lembata melalui hibah lahan menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat layanan transportasi laut di wilayah kepulauan,” kata Yulianto.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan kantor Terminal Point di Lewoleba akan memperkuat operasional layanan kapal penumpang PELNI di wilayah itu, termasuk pelayanan kapal KM Lawit yang melayani rute dari Nusa Tenggara menuju Bali hingga Kalimantan.

Rute tersebut selama ini menjadi jalur vital bagi mobilitas masyarakat Lembata yang bepergian untuk bekerja, menempuh pendidikan, maupun mengirim hasil pertanian dan perikanan ke daerah lain.

Baca Juga : https://pojoknesia.com/pemkab-lembata-dukung-operasi-katarak-gratis-bagi-masyarakat-wilayah-3t

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menilai peningkatan fasilitas pelayanan PELNI merupakan langkah strategis bagi daerah kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut.

“Transportasi laut bukan sekadar sarana mobilitas, tetapi juga jalur distribusi barang dan penggerak utama ekonomi masyarakat,” ujar Bupati Kanis.

Ia mengatakan pemerintah daerah berkomitmen terus mendukung penguatan konektivitas wilayah karena akses transportasi yang lebih baik diyakini mampu membuka peluang investasi dan memperluas pasar bagi produk lokal.

Meski gedung baru Terminal Point PELNI telah berdiri dan diresmikan, peningkatan status menjadi kantor cabang masih menunggu keputusan resmi dari manajemen perusahaan.

Bagi masyarakat Lembata, perubahan status itu bukan sekadar soal administrasi, tetapi berkaitan dengan harapan terhadap peningkatan frekuensi kapal, perluasan rute pelayaran, serta pelayanan yang lebih cepat dan efisien.

Baca Juga : https://pojoknesia.com/dealer-suzuki-mobil-lembata-berbagi-kasih-dan-buka-puasa-bersama-anak-yatim

Di daerah kepulauan seperti Lembata, laut adalah jalur kehidupan. Dari dermaga Lewoleba, orang merantau, hasil bumi dikirim ke berbagai daerah, dan keluarga dipertemukan kembali setelah perjalanan panjang.

Karena itu, ketika PELNI menjanjikan peningkatan status kantor di Lewoleba, masyarakat tidak hanya menyambutnya sebagai peresmian gedung baru, tetapi sebagai harapan bahwa konektivitas laut di ujung timur NTT benar-benar memasuki babak baru. (Prokompim/Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

Penyampaian laporan ini merupakan bentuk tanggung jawab eksekutif kepada legislatif dan masyarakat luas atas pengelolaa

| Senin, 29 Juni 2026
Festival Lamaholot 2026 Siap Guncang Lembata, Empat Hari Perayaan Budaya Menuju Panggung Dunia

Festival ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari pameran UMKM dan tenun ikat, karnaval budaya, pertunjukan seni etn

| Senin, 29 Juni 2026
Bupati Kanis: Menjadi Pengelola Bank Sampah adalah Pekerjaan Mulia

Ia menekankan bahwa di balik kesan 'kotor' saat bekerja, tersimpan hasil yang sangat bersih dan indah, baik secara fisi

| Sabtu, 20 Juni 2026
Pemkab Lembata Gelar Talk Show, Sosialisasikan Perda Kabupaten Layak Anak

Terdapat lima klaster utama yang menjadi perhatian, yakni pendidikan, kesehatan, budaya, rekreasi, serta perlindungan kh

| Jumat, 19 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan