Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pemkab Lembata Gencarkan Usulan Bantuan Infrastruktur Pasca-Banjir Bandang

Pertemuan ini membahas pengajuan proposal bantuan infrastruktur senilai kurang lebih Rp 250 miliar. Dana tersebut direncanakan untuk pembangunan plat deker dan perbaikan jalan di sejumlah titik rawan bencana di wilayah Lembata.

Paul Moruk
Jumat, 25 April 2025 | 10:50:49 WIB
Wakil Bupati Lembata H. Muhammad Nasir, ketika mempimpin rapat bersama BNPB terkait Percepatan pembangunan infrastruktur pasca bencana seroja.

Lembata, Pojoknesia.com – Pemerintah Kabupaten Lembata terus menggenjot percepatan pembangunan infrastruktur pasca-bencana banjir bandang Seroja yang melanda pada tahun 2021. Dalam upaya tersebut, Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, S.Sos, melakukan pertemuan strategis dengan tim verifikasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD Provinsi NTT, dan Balai Jalan Nasional, Kamis (24/4/2025), di Cafe Barbershop 3G, Lamahora, Kelurahan Lewoleba Timur.

Pertemuan ini membahas pengajuan proposal bantuan infrastruktur senilai kurang lebih Rp 250 miliar. Dana tersebut direncanakan untuk pembangunan plat deker dan perbaikan jalan di sejumlah titik rawan bencana di wilayah Lembata.

Wakil Bupati turut didampingi oleh Kepala Pelaksana BPBD Lembata, Andris Koban. Menurut Nasir, pertemuan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi langkah penting dalam mendorong realisasi bantuan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

"Proposal ini mendesak karena kondisi geografis Lembata yang rawan bencana, dan dampak kerusakan akibat Seroja masih dirasakan hingga kini," ujar Nasir.

Sebagai tindak lanjut, tim verifikasi bersama Pemkab akan melakukan peninjauan lapangan pada Jumat (25/4/2025) ke tiga desa prioritas: Leudanung, Wowong, dan Nilanapo di Kecamatan Omesuri. Peninjauan ini bertujuan memvalidasi data serta memastikan urgensi kebutuhan yang diajukan dalam proposal.

Nasir menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim verifikasi dari pusat dan provinsi. Ia menilai hal ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam membantu percepatan pemulihan pasca-bencana di Lembata.

“Kami sangat menyadari keterbatasan fiskal daerah. Karena itu, kerja sama erat dengan pemerintah pusat dan provinsi menjadi sangat krusial,” tambahnya.

Wakil Bupati juga menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif dan transparan dalam seluruh proses verifikasi hingga realisasi bantuan. Terlebih, kehilangan Dana Alokasi Khusus (DAK) akibat efisiensi anggaran pusat mempertegas kebutuhan akan bantuan tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Nasir memaparkan empat strategi Pemkab Lembata guna meningkatkan peluang keberhasilan proposal:

1. Penguatan Data dan Pemetaan

Pemkab tengah memperbarui data kebencanaan dan peta infrastruktur strategis berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai dasar pengajuan proposal. 

2. Peningkatan Kapasitas SDM

Pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kapasitas sumber daya manusia teknis dan administratif agar proposal memenuhi standar pusat.

3. Sinkronisasi Perencanaan

Penyelarasan RPJMD Lembata dengan program prioritas nasional terus dilakukan, khususnya terkait konektivitas jalan dan mitigasi bencana.

4. Kemitraan Strategis

Pemkab menjalin kerja sama intensif dengan lembaga vertikal dan kementerian guna memperkuat posisi tawar dalam pengajuan proposal.

Pertemuan dan rencana peninjauan ini diharapkan menjadi pijakan penting dalam mempercepat proses pemulihan dan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lembata. Kolaborasi yang solid dan proses yang transparan dinilai sebagai kunci keberhasilan dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat terdampak bencana. ***



Bagikan

Berita Terkini

Hadiri Festival Lamaholot, Bupati Lembata Komitmen Jaga Budaya dan Dorong Transformasi Ekonomi

Gubernur berharap, ikatan kekerabatan yang menjadi ciri khas masyarakat Lamaholot tidak berhenti pada seremoni semata, m

| Sabtu, 11 April 2026
Keluarga Tak Puas, Minta Autopsi Ungkap Kematian Kades Laranwutun

Selain mendesak Polres Lembata keluarga juga telah menggelar seremonial adat yaitu Buka Lewu.

| Jumat, 10 April 2026
ASDP Tak Mampu Yakinkan Kapten, Upaya 6 Bulan Pemda Lembata Sia-sia

Pihak Syahbandar mengatakan bahwa metode sandar yang saat ini digunakan memiliki risiko tinggi, apalagi struktur mooring

| Kamis, 09 April 2026
Kapal Ferry Gagal Sandar, FORMALEN Ancam Blokir Pelabuhan Lewoleba

FORMALEN menegaskan bahwa secara teknis, pelabuhan sudah siap untuk sandar. Pembersihan puing-puing tiang dolphin nomor

| Jumat, 10 April 2026
Jaga Kesakralan Semana Santa Larantuka, Peziarah Diminta Tak Mengutamakan Konten

Kita datang ke Larantuka untuk berziarah dan berdevosi, bukan untuk membuat konten. Jangan sampai kehadiran kita justr

| Rabu, 01 April 2026
Lembata Raih IPP Tertinggi di NTT, 10 Layanan Masih Tertahan di Kategori C

Ini menjadi tantangan Pemerintah Daerah untuk menjaga ritme kerja birokrasi, memperkuat kolaborasi di semua lintas sekt

| Kamis, 26 Maret 2026
Pemda Lembata Gelar Turnamen Mancing Nasional, Gaet Peserta Mancanegara

Fokus utama pembahasan adalah penyelenggaraan turnamen memancing yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dengan

| Kamis, 19 Maret 2026
Banyak Catatan Kritis DPRD Lembata di Musrenbang RKPD 2027

Ketua DPRD Syafrudin Sira, dalam penyampaian pokok-pokok pikiran lembaganya, tidak hanya memberi dukungan politik terhad

| Rabu, 18 Maret 2026
PAD Lembata Melambat, Bupati Kanis; Percepat Kinerja dan Optimalisasi

Pemerintah daerah mengidentifikasi sejumlah faktor yang memengaruhi lambatnya realisasi PAD, terutama pada sektor paja

| Selasa, 17 Maret 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 PojokNesia
Allright Reserved
CONTACT US Lewoleba
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281353967028
POJOKNESIA
Viewers Now: 1