Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bupati Lembata Buka Forum RKPD 2027, Tekankan Program Realistis dan Selaras dengan Prioritas Nasional

Forum tersebut menjadi ruang strategis bagi pemerintah dan masyarakat untuk menyelaraskan arah pembangunan Kabupaten Lembata ke depan.

Admin
Rabu, 11 Maret 2026 | 14:33:50 WIB
Dok. Kominfo Lembata

Lembata, Pojoknesia.com — Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, S.P., secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lembata Tahun 2027 di Aula Anton Tifaona, Selasa (10/3/26). 

Forum tersebut menjadi ruang strategis bagi pemerintah dan masyarakat untuk menyelaraskan arah pembangunan Kabupaten Lembata ke depan.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Kanis Tuaq menegaskan bahwa forum konsultasi publik bukan sekadar agenda seremonial, tetapi merupakan amanat undang-undang yang menjadi bagian penting dalam tahapan perencanaan pembangunan daerah.

Baca Juga : https://pojoknesia.com/momentum-7-maret-pemda-lembata-serukan-toleransi-di-masa-pra-paskah-dan-bulan-ramadhan

“Hari ini kita berkumpul bukan sekadar menjalankan agenda resmi. Ini adalah amanat undang-undang. Mari kita bersama memikirkan bagaimana program pembangunan Kabupaten Lembata di tahun 2027 yang disinkronkan dengan program strategis nasional sehingga benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, forum konsultasi publik merupakan ruang partisipatif bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan hingga berbagai komunitas, untuk berdialog serta memberikan masukan terhadap rancangan RKPD.

Baca Juga : https://pojoknesia.com/operasi-ketupat-2026-dimulai-polres-lembata-siaga-amankan-arus-mudik

Ia mendorong seluruh peserta forum untuk aktif menyampaikan gagasan maupun kritik terhadap rancangan program yang telah disusun pemerintah daerah.

“Silakan berdialog, menyampaikan ide, dan mengkritisi rancangan yang ada. Dari sinilah kita menyelaraskan pikiran untuk memastikan program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.

Bupati Kanis juga mengingatkan seluruh peserta agar mengusulkan program pembangunan yang realistis dan terukur, mengingat kondisi fiskal daerah yang menuntut efisiensi anggaran.

Baca Juga : https://pojoknesia.com/pemkab-lembata-dukung-operasi-katarak-gratis-bagi-masyarakat-wilayah-3t

“Saat ini kita sedang menghadapi efisiensi anggaran. Karena itu kita harus bijak. Jangan membuat program yang terlalu besar tetapi sulit dibiayai. Program yang diusulkan harus realistis, fokus, dan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tegasnya.


Ia menjelaskan bahwa tema RKPD Kabupaten Lembata Tahun 2027 adalah “Sinkronisasi Program Strategis Nasional (ProSN) Tematik Pembangunan Nasional dan Rancangan RKPD Kabupaten Lembata Tahun 2027.” Tema tersebut menegaskan bahwa arah pembangunan daerah harus sejalan dengan kebijakan pembangunan pemerintah pusat.

Untuk mendukung tema tersebut, pemerintah pusat menetapkan sejumlah prioritas program, antara lain Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, Rumah Susun, Sekolah Rakyat, dan Kampung Nelayan.

Sementara itu, program prioritas Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur meliputi pengelolaan NTT Mart, penanganan kemiskinan ekstrem, BPJS Ketenagakerjaan, pendidikan, dan penanganan stunting.

Baca Juga : https://pojoknesia.com/pemerintah-lembata-bahas-revitalisasi-depot-bbm-bersama-pt-grayson-alfarezy-sapujagad

Di tingkat kabupaten, Pemerintah Kabupaten Lembata menetapkan sejumlah program prioritas daerah, yakni sektor nelayan, pertanian, peternakan, kesehatan, pendidikan, penanganan stunting, serta pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Karena itu kita harus memastikan program yang dirancang benar-benar mendorong ke arah kebijakan ini,” ujarnya.

Baca Juga : https://pojoknesia.com/dealer-suzuki-mobil-lembata-berbagi-kasih-dan-buka-puasa-bersama-anak-yatim

Menurut Bupati Kanis, forum konsultasi publik tersebut menjadi momentum penting untuk merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah yang terintegrasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat sehingga tercipta sinergi pembangunan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Forum Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Lembata Tahun 2027 turut dihadiri Asisten III Sekretariat Daerah Lembata Bercmans D. Wutun serta para pimpinan perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Lembata. (Kominfo Lembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Boxing Camp Jadi Ruang Baru Generasi Muda Lembata Meniti Karier Tinju

Pemerintah daerah mengapresiasi langkah Willem Lojor membangun pusat pembinaan tinju yang tidak hanya diarahkan untuk me

| Selasa, 15 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan