Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kejari Lembata Raih Penghargaan atas Keberhasilan Penanganan Tindak Pidana Khusus

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan komitmen Kejari Lembata dalam menegakkan hukum dan menjalankan tugasnya secara profesional di wilayah hukum Lembata.

Paul Moruk
Kamis, 12 Desember 2024 | 21:03:51 WIB
Kejari Lembata mendapat Penghargaan atas Penanganan Tindak Pidana Khusus

Lembata – Kejaksaan Negeri Lembata kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan sekaligus dalam kategori yang sangat bergengsi pada acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang diselenggarakan di Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), Kamis (12/12/24). 

Kepala Kejaksaan Negeri Lembata, Yupiter Selan, SH., M.Hum, berhasil meraih Peringkat III dalam kategori “Penanganan Perkara Tindak Pidana Khusus Terbaik di Wilayah Kejati Nusa Tenggara Timur” serta penghargaan Peringkat III dalam kategori “Satuan Kerja dengan Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Terbaik T.A 2024 Bidang Pengawasan”.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan komitmen Kejari Lembata dalam menegakkan hukum dan menjalankan tugasnya secara profesional di wilayah hukum Lembata.

Pada tahun 2024, Kejari Lembata berhasil mencatatkan pencapaian luar biasa dalam penanganan perkara tindak pidana khusus. Sejumlah kasus besar yang tengah ditangani berhasil mencapai berbagai tahapan penting, antara lain:

"Penanganan perkara di tingkat penyelidikan sebanyak 3 (tiga) perkara, penanganan perkara di tingkat Penyidikan 2 (dua) perkara, Pra Penuntutan dan Penuntutan sebanyak 5 (lima) perkara, Upaya Hukum sebanyak 2 (dua) perkara, dan eksekusi sebanyak 7 (tujuh) Terpidana".

Tak hanya itu, beberapa perkara yang sedang berjalan dan menarik perhatian publik, terutama di Lembata, adalah perkara dugaan korupsi dalam pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Reguler Bidang Pendidikan pada Sekolah Luar Biasa Negeri Lewoleba, serta kasus dugaan tindak pidana korupsi pada paket pekerjaan peningkatan jalan di Kabupaten Lembata, yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp. 2.591.974.000,. Saat ini, perkara tersebut tengah memasuki proses persidangan, dengan jaksa yang siap menyampaikan tuntutan dan hakim tipikor yang segera mengeluarkan putusan.

Selain itu, Kejari Lembata juga telah menyelesaikan beberapa perkara korupsi yang telah mencapai tahap putusan dan eksekusi, antara lain: 

1) Kasus di Desa Merdeka, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata yang menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2021.

2) Kasus pengelolaan keuangan di Desa Idalolong, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata pada Tahun Anggaran 2020 hingga 2021.

3) Kasus korupsi terkait pembangunan Puskesmas Balauring, dan

Kasus pengelolaan keuangan Desa Tanjung Batu, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata pada berbagai tahun anggaran (2018, 2020, dan 2021).

Penghargaan ini tidak hanya menunjukkan kinerja luar biasa dari Kejaksaan Negeri Lembata, tetapi juga memperkuat komitmen Kejari Lembata dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, serta menegakkan hukum demi terciptanya keadilan dan transparansi di Kabupaten Lembata.


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan