Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Sidang Praperadilan Kalah, Ama Raya Pertanyakan Kinerja Penyidik Polres Flotim

Tindakan hukum oleh termohon berupa penetapan tersangka, penangkapan, dan penahanan oleh penyidik Polres Flores Timur tidak sah dan batal demi hukum.

Paul Moruk
Rabu, 19 Februari 2025 | 13:29:57 WIB
Kuasa hukum pemohon, Advokat Rafael Ama Raya, S.H., M.H

Larantuka – Sidang praperadilan yang digelar di Pengadilan Negeri Larantuka telah menghasilkan keputusan yang menguntungkan pihak pemohon, Daniel Geofandi Fernandez. Putusan ini dapat berdampak serius pada sejumlah jabatan di Polres Flores Timur, khususnya bagi penyidik dan penyidik pembantu yang menangani kasus tersebut. 

Hal ini diungkapkan kuasa hukum pemohon, Advokat Rafael Ama Raya, S.H., M.H, kepada media, Selasa (18/2/25), yang menyatakan bahwa keputusan hakim yang mengabulkan permohonan praperadilan ini berpotensi mengarah pada evaluasi terhadap kinerja penyidik yang dianggap tidak profesional.

Menurut Ama Raya, tindakan penyidik yang menangani perkara tersebut bisa dievaluasi oleh pimpinan mereka. 

“Penyidik dan penyidik pembantu di Polres Flores Timur yang menangani perkara ini dapat dievaluasi karena kurang profesional dalam penegakan hukum. Jika mereka profesional, hakim tidak akan mengabulkan permohonan praperadilan yang kami ajukan. Hakim sudah jelas dalam amar putusan, yang menyatakan bahwa permohonan praperadilan kami diterima,” ungkap Ama Raya.

Sebelumnya, Kepolisian Resort Flores Timur kalah dalam sidang praperadilan terkait penetapan tersangka, penahanan, dan penangkapan terhadap Daniel Geofandi Fernandez yang dianggap tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Hal ini terungkap dalam pembacaan putusan praperadilan oleh Hakim Tunggal, Bagus Sujatmiko, S.H., M.H, pada Senin (17/2/2025).

Dalam amar putusannya, Hakim Tunggal Bagus Sujatmiko mengabulkan permohonan praperadilan yang diajukan oleh kuasa hukum Daniel Geofandi Fernandez. Hakim mempertimbangkan bahwa korban telah berdamai dengan pemohon sebelum perkara praperadilan didaftarkan ke pengadilan.

“Tindakan hukum oleh termohon berupa penetapan tersangka, penangkapan, dan penahanan oleh penyidik Polres Flores Timur tidak sah dan batal demi hukum,” ujar Ama Raya merujuk pada putusan tersebut.

Ama Raya juga menanggapi pemberitaan yang disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Flores Timur, yang menurutnya mengandung pernyataan sesat hukum.

“Selama persidangan, Kasat Reskrim Polres Flores Timur tidak pernah hadir di ruang sidang, baik saat sidang praperadilan maupun saat pembacaan putusan. Jadi, tidak tepat bagi yang bersangkutan memberikan pernyataan atas apa yang tidak dia saksikan langsung,” ujar Ama Raya, yang menduga bahwa Kasat Reskrim telah mendapat laporan yang tidak benar dari bawahannya.

Advokat yang juga dikenal aktif membela warga miskin ini menambahkan bahwa Kapolres Flores Timur dan Kasat Reskrim Polres Flores Timur seharusnya lebih teliti membaca pertimbangan hukum dalam putusan praperadilan tersebut sebelum mengeluarkan pernyataan ke media. 

“Hakim dengan jelas menyatakan bahwa permohonan praperadilan yang kami ajukan beralasan hukum dan dapat diterima,” tambah Ama Raya.

Selain itu, dalam amar putusan juga disebutkan bahwa biaya perkara dibebankan kepada Polres Flores Timur. 

“Termohon Polres Flores Timur kalah dalam sidang praperadilan, dan hakim memutuskan untuk membebankan biaya perkara kepada Polres Flores Timur,” jelas Ama Raya.

Advokat Ama Raya juga menegaskan bahwa tidak ada upaya Restorative Justice yang dilakukan oleh Polres Flores Timur untuk membebaskan kliennya, Daniel Geofandi Fernandez, dari tahanan. 

"Jika tidak ada praperadilan yang kami ajukan, tentu tidak ada perintah pengadilan untuk menghentikan perkara ini. Klien kami sudah pasti tetap diproses hukum seperti biasa," tutur Ama Raya.

Putusan ini memberikan pelajaran bagi penyidik Polres Flores Timur agar lebih hati-hati dalam mengambil keputusan, dan meningkatkan profesionalisme dalam penegakan hukum. 

"Semoga hal ini menjadi pembelajaran agar Polres Flores Timur semakin profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum yang dapat dipercaya oleh masyarakat," tutup Ama Raya.


Bagikan

Berita Terkini

Bupati Kanis Pecat 4 ASN, 7 Masih Diperiksa

Pemerintah Kabupaten Lembata tidak mentolerir ASN yang terlibat dalam kasus perselingkuhan dan pelanggaran disiplin lai

| Selasa, 24 Februari 2026
Penanganan BBM Subsidi di Lembata, Bupati Kanis Dorong Pengawasan Ketat dan Percepatan Operasional SPBU 51

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Lembata berencana mengusulkan penambahan agen minyak tanah baru dengan bersurat kepad

| Minggu, 22 Februari 2026
Banyak TPU Belum Bersertifikat, Pemkab Lembata Percepat Penegasan Batas dan Status Aset

Melalui regulasi tersebut, setiap lahan pemakaman diwajibkan memiliki kejelasan status aset, dokumen administrasi yang

| Sabtu, 21 Februari 2026
Bupati Kanis Lantik Pengurus BAZNAS, Zakat Motor Penggerak Pemberdayaan Umat

Bupati Kanis juga menyampaikan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik. “Tugas ini bukan sekadar administrati

| Jumat, 20 Februari 2026
Kemenag Lembata Soroti Tata Kelola Zakat Nasional yang Belum Terintegrasi Secara Optimal

Survei BAZNAS bersama IPB dan sejumlah perguruan tinggi memproyeksikan potensi zakat nasional mencapai Rp327 triliun per

| Jumat, 20 Februari 2026
Warga Lewoleba Barat Gaungkan Gerakan Anti Sampah di Terminal Waikomo

Kali Waikomo selama ini menjadi salah satu titik rawan pembuangan sampah liar. Pada musim hujan, aliran sungai kerap m

| Kamis, 19 Februari 2026
Wabup Nasir Tekankan Spirit Kebersamaan di Pawai Ta’aruf Ramadhan

Acara diawali sambutan Ketua Badan Pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas, Latif Paokuma, yang menekankan pentingnya menjag

| Rabu, 18 Februari 2026
Dari Ladang Paubokol, Kelompok Tani Peduli Paubokol Panen Jagung Bersama Bupati Lembata

Panen perdana ini menjadi momen bersejarah bagi Kelompok Tani Peduli Paubokol. Ketua Kelompok, Lazarus Teka Udak, menj

| Kamis, 12 Februari 2026
Bupati Lembata Hadiri Tahbisan Uskup Larantuka, Teguhkan Semangat 'Satu Tubuh, Satu Roh, Satu Harapan'

Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Lembata, saya menyampaikan selamat dan proficiat kepada Mgr. Yoh

| Rabu, 11 Februari 2026
Musrenbang RKPD 2027 Lembata, Bupati Tekankan Prioritas Anggaran Kebutuhan Riil

Bupati juga menekankan bahwa keterbatasan fiskal daerah menuntut pemerintah lebih selektif dalam menetapkan prioritas

| Jumat, 06 Februari 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 PojokNesia
Allright Reserved
CONTACT US Lewoleba
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281353967028
POJOKNESIA
Viewers Now: 2