Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kasus Pencurian Terungkap, Polres Lembata Mendapat Apresiasi Masyarakat

Pelaku adalah seorang oknum siswa kelas 9 SMP Santa Theresia Lamahora. Lokasi pencurian ada di Toko Mahkota, Toko Serba 35, dan Toko Bintang Mulia. Kami juga berhasil menyita barang bukti berupa uang ratusan juta rupiah, empat laptop, dua ponsel iPhone 15, dua unit kendaraan roda dua, serta rokok dari berbagai merek.

Paul Moruk
Selasa, 04 Februari 2025 | 17:49:57 WIB
Barang Hasil Curian

Lembata - Tim Kepolisian Resort (Polres) Lembata berhasil mengungkap kasus pencurian yang meresahkan warga Lewoleba, terutama setelah sejumlah toko sembako besar di kota tersebut menjadi sasaran aksi pencurian. Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.

Pada Senin (3/2/2025) siang, pihak kepolisian berhasil meringkus seorang terduga pelaku pencurian yang selama ini membuat resah warga Lewoleba. Pelaku ditangkap di sebuah kos-kosan bersama barang bukti berupa uang ratusan juta rupiah.

Selama sekitar satu minggu terakhir, warga kota Lewoleba dihebohkan dengan serangkaian aksi pencurian yang terjadi di tiga toko sembako besar di pusat kota. Peristiwa tersebut bahkan sempat terekam oleh CCTV dan menjadi petunjuk penting bagi pihak kepolisian dalam mengungkap identitas pelaku.

Kapolres Lembata, AKBP. I Gede Putra Astawa.,S.H.S.Ik, melalui Kasat Reskrim AKP Donatus Sare, menyampaikan bahwa penangkapan terduga pelaku dilakukan berkat hasil penyelidikan yang dicocokkan dengan rekaman CCTV. 

"Pelaku adalah seorang oknum siswa kelas 9 SMP Santa Theresia Lamahora. Lokasi pencurian ada di Toko Mahkota, Toko Serba 35, dan Toko Bintang Mulia. Kami juga berhasil menyita barang bukti berupa uang ratusan juta rupiah, empat laptop, dua ponsel iPhone 15, dua unit kendaraan roda dua, serta rokok dari berbagai merek. Pelaku dan barang bukti kini telah kami amankan untuk proses penyidikan lebih lanjut," jelas Kasatreskrim Donatus Sare.

Kasatreskrim menambahkan, pihaknya masih terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya sindikat pencurian yang lebih besar yang telah meresahkan warga Lembata.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Santa Theresia Lamahora, Suster Maria Sita, PRR menyatakan penyesalan atas tindakan siswanya tersebut.

"Perbuatan ini sangat memalukan. Anak ini baru pindah dari SMP di Kecamatan Atadei sekitar enam bulan lalu. Sebelumnya dia tinggal di asrama, namun karena terpengaruh oleh kebiasaan buruk seperti merokok dan minum arak, kami terpaksa mengeluarkannya dari asrama. Bahkan, bulan lalu kami sempat mempertimbangkan untuk mengeluarkannya dari sekolah, tetapi orang tuanya meminta kebijakan karena tinggal beberapa bulan lagi sebelum ujian akhir," ungkap Suster Maria Sita.

Suster Maria juga menambahkan bahwa pihak sekolah telah membuat surat pernyataan bersama siswa tersebut yang ditandatangani di atas meterai, menyatakan bahwa siswa tersebut tidak akan mengulangi perbuatannya. "Namun, dengan kejadian ini, kami akan akan mengeluarkannya dari sekolah," tegas Suster Maria Sita.



Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan