Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kelangkaan BBM Kembali Terjadi, LBH SIKAP Desak Pemda untuk Tindak Lanjut

LBH SIKAP sarankan Pemda Lembata kawal proses distribusi kuota BBM bersubsidi Masyarakat Lembata dari Pertamina Maumere ke Lembata.

Paul Moruk
Selasa, 18 Maret 2025 | 12:02:57 WIB
Direktur LBH SIKAP Lembata, Jupri Lamablawa.

Lembata – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Lembata kembali menjadi perhatian serius. Kondisi ini, terutama kelangkaan BBM bersubsidi, terus terjadi dan seolah menjadi masalah yang tak kunjung selesai. Banyak pihak menganggap ini sebagai warisan dari kepemimpinan sebelumnya yang terus berlanjut hingga masa kepemimpinan saat ini yang dipimpin oleh Bupati Petrus dan Wakil Bupati Muhamad.

Terkait kelangkaan tersebut, Lembaga Bantuan Hukum dan Studi Kebijakan Publik (LBH SIKAP) Kabupaten Lembata angkat bicara. Melalui Wakil Ketua Bidang Advokasi LBH SIKAP, Adrianus Sosimus Laba, S.H, atau yang akrab disapa Bung Arso, lembaga ini menyarankan Pemerintah Daerah (Pemda) Lembata untuk bekerja sama dengan pemangku kepentingan lainnya. LBH SIKAP mengimbau agar Pemda ikut mengawasi proses distribusi kuota BBM bersubsidi dari PT Pertamina Maumere ke tangki SPBU yang ada di Lembata.

"Hal ini penting, karena kami menduga ada indikasi bahwa kuota BBM bersubsidi yang seharusnya diterima oleh masyarakat Lembata tidak habis didrop ke Kabupaten Lembata," ungkap Arso. Ia menambahkan, pihaknya menduga ada bagian dari jatah BBM bersubsidi yang tidak sampai sepenuhnya ke Lembata, yang menyebabkan kelangkaan terus terjadi.

Senada dengan pernyataan Arso, Direktur LBH SIKAP Lembata, Jupri Lamablawa, juga menyoroti persoalan ini. Menurut Lamablawa, masalah kelangkaan BBM sangat fundamental, karena langsung berhubungan dengan kehidupan ekonomi masyarakat. "Kelangkaan BBM ini seharusnya sudah bisa diatasi, namun nyatanya masalah ini masih berlanjut. Kami berharap Bapak Kanis dan Bapak Nasir dapat menyelesaikan persoalan yang sudah menjadi penyakit warisan ini," tegas Jupri. 

LBH SIKAP menyarankan agar Bupati dan Wakil Bupati Lembata berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk bersama-sama mencari solusi. "Kami rasa salah satu solusi yang bisa diambil adalah memastikan bahwa seluruh kuota BBM bersubsidi yang menjadi hak masyarakat Lembata sampai ke daerah ini tanpa ada yang tersisa atau 'netes' di tengah jalan," ujar Lamablawa.

Lebih lanjut, Jupri mengungkapkan optimisme terhadap kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lembata. "Kami masih sangat optimis bahwa duet Kanis-Nasir memiliki jurus jitu untuk mengatasi masalah BBM yang sudah menahun ini. Kami yakin, dengan tangan dingin mereka, masalah kelangkaan BBM di Lembata akan bisa teratasi dengan solusi yang permanen," tutup Jupri. 

Dengan berbagai pihak yang terus mendorong pemecahan masalah ini, diharapkan kelangkaan BBM di Lembata dapat segera diselesaikan demi kesejahteraan masyarakat setempat. ***



Bagikan

Berita Terkini

Bupati Pastikan TPP ASN Lembata Dibayar 12 Bulan

Melalui kebijakan tersebut, Bupati Kanis Tuaq berharap seluruh ASN semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, terut

| Senin, 12 Oktober 2026
Bupati Sampaikan Duka Mendalam, Perintahkan Penanganan Cepat Bagi Korban

Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk mengerahkan seluruh jajaran terkait guna menangani peristiwa ini secara

| Selasa, 06 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Pemkab Matangkan Beragam Program Strategis

Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangu

| Senin, 05 Oktober 2026
Kolaborasi Pemkab Lembata dan Yayasan Sosial Ibu Anfrida Perkuat Upaya Eliminasi Kusta 2030

Kedua pihak juga menargetkan percepatan eliminasi kusta di Lembata pada 2030, sekaligus mendorong kesetaraan, inklusi so

| Senin, 28 September 2026
Gangguan Kabel Laut Lewoleba–BU2, Telekomunikasi di Lembata Terdampak

Berdasarkan hasil pengukuran, gangguan terindikasi disebabkan oleh putusnya kabel pada segmen laut ruas Lewoleba–BU2.

| Kamis, 01 Oktober 2026
Pembangunan PLTP Atadei 10 MW Mulai Dipercepat, Operasi Ditargetkan 2030

Perwakilan Bagian Perizinan PT PLN UIP Nusra Wilayah Mataram, Kristanto, menjelaskan proyek ini merupakan program strate

| Rabu, 30 September 2026
Terima Aspirasi FOKAL, Pemkab Lembata Kaji Delapan Tuntutan

Dalam pertemuan tersebut, FOKAL menyampaikan delapan tuntutan yang sebagiannya terkait klarifikasi penggunaan dana insen

| Selasa, 29 September 2026
Bupati Lembata Kaji TPP bagi 255 PPPK Paruh Waktu

Kepastian itu disampaikan Bupati saat bertemu dengan para PPPK Paruh Waktu di Ruang Rapat Bupati Lembata, Kamis, 24 Sep

| Sabtu, 26 September 2026
Groundbreaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Revitalisasi Sekolah di Lembata Diguyur Rp20 Miliar, Dinas Minta Laporan Fisik

Sebanyak 46 gedung sedang dikerjakan dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sedangkan 16 lainnya

| Jumat, 18 September 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan