Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Rayakan HUT Otda ke-26, Pemda Lembata Siap Tampilkan Inovasi Kearifan Lokal

Ia secara jujur mengakui adanya keterbatasan anggaran, namun menegaskan bahwa situasi ini justru memicu inovasi otentik, bukan kemewahan artifisial.

Paul Moruk
Jumat, 10 Oktober 2025 | 12:24:50 WIB
Sekertaris Daerah Paskalis Ola Tapo Bali, A.P.,M.T

​Lembata - Kritik publik mengenai perayaan Hari Ulang Tahun Otonomi Daerah (HUT Otda) Lembata ke-26 yang terkesan minimalis dan 'sepi' langsung dijawab lugas oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lembata, Paskalis Ola Tapobali. 

Ia secara jujur mengakui adanya keterbatasan anggaran, namun menegaskan bahwa situasi ini justru memicu inovasi otentik, bukan kemewahan artifisial. 

Pernyataan ini disampaikannya melalui pesan singkat yang dikirim via whatsApp yang diterima bagian Protokol Setda Lembata pada Kamis (9/10/25).

​Tapobali secara blak-blakan mengungkapkan bahwa Pemda memang sengaja menahan diri dalam penggunaan uang rakyat untuk perayaan seremonial.

​"Terima kasih atas segala kritikannya. Memang untuk mengisi HUT Otda Lembata, Pemda tidak menganggarkan kegiatan perlombaan. Kami hanya alokasikan untuk upacara peringatan saja," ujar Sekda, memutus spekulasi anggaran besar-besaran.


​Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pesta rakyat atau resepsi mewah dihindari. "Resepsi pun tidak kami sediakan anggaran. Yang ada hanya kami sediakan snack," katanya. Menurutnya, ini adalah langkah disiplin fiskal.

​Alih-alih menyerah pada krisis anggaran, Sekda Tapo Bali memuji inisiatif dan kreativitas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersepakat untuk merayakan HUT secara sederhana, namun khidmat.

​"Kami bersepakat merayakannya dengan sederhana, namun khidmat, dengan tidak melibatkan terlalu banyak publik, demi pertimbangan ketersediaan anggaran tadi," jelas Tapo Bali.

​Prinsipnya jelas: kegiatan harus murah, terkoordinir, terpadu, dan bertujuan merekatkan silaturahmi ASN, bukan memuaskan hasrat seremonial.

​Dari kesepakatan ini, muncullah daftar kegiatan yang bernilai lokal dan jauh dari kesan menghambur-hamburkan dana. ​Lomba Titi Jagung, ​Pameran Produk Pangan Lokal, ​Demo Titi Jagung oleh perwakilan ibu-ibu dari kecamatan, ​Peluncuran Jagung Titi, hingga Penampilan Budaya Sole Oha, dan perlombaan mengetik naskah, adalah kegiatan yang disiapkan untuk merayakan hari jadi ke-26 Kabupaten Lembata.


​Tapobali menegaskan bahwa semua perlombaan itu sepenuhnya adalah inisiatif perangkat daerah dan tidak memobilisasi anggaran dari APBD. "Kecuali pameran pangan lokal dan demo titi jagung, itu didukung oleh anggaran Disporabud," tambahnya.

​Menanggapi usulan publik mengenai perlombaan yang lebih berdampak, seperti pertandingan olahraga besar yang batal karena tiada anggaran, Tapo Bali memberikan tanggapan positif. ​

"Usulan publik terkait jenis perlombaan yang lebih berdampak itu sangat bagus. Tapi sudah pasti, menyedot anggaran. Maka kami tidak lakukan," tegasnya.


​Sekda Lembata itu lantas mengundang kelompok-kelompok masyarakat yang kritis dan semua elemen yang ada untuk berkontribusi menyelenggarakan perlombaan-perlombaan yang lebih bermakna. ​

"Bagus jika ada kelompok-kelompok yang mau selenggarakan perlombaan-perlombaan yang lebih bermakna, dengan biaya mandiri, dan berdampak terhadap pembangunan, termasuk melibatkan ASN, dalam momentum HUT Otda ini, kami menyambut baik," pungkasnya, (Prokompimkablembata) ***


Bagikan

Berita Terkini

Tiga Perda Lembata Jadi Instrumen Kinerja Aparatur dan Perlindungan Sosial

Revisi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi menyentuh restrukturisasi kelembagaan secara signifikan. Sejumlah

| Sabtu, 02 Mei 2026
Semangka Demplot Pemantik Berbuah Cuan, Perkuat Pasokan MBG

Secara keseluruhan, produksi dari lahan tersebut diproyeksikan mencapai sekitar 450 buah dengan estimasi total berat 3.1

| Jumat, 29 Mei 2026
Sedimentasi dan Sampah Picu Banjir Lewoleba, Solusi Jangka Panjang Mendesak

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata mencatat sedikitnya 107 rumah terdampak, dua fasilitas

| Kamis, 30 April 2026
Jambore SEKAMI 2026: Lembata Jadi Barometer Benih Misioner

Lembata adalah barometer kegiatan Gereja, sementara dekenat lain adalah termometernya. Lembata selalu memberikan inspira

| Selasa, 28 April 2026
Hujan Tak Halangi Kekhidmatan Penutupan Jambore Remaja Misioner di Lembata

Acara penutupan diawali dengan perayaan Ekaristi Kudus yang dipimpin langsung oleh Uskup Larantuka, Mgr. Yohanes Hans Mo

| Senin, 27 April 2026
Resmi Beroperasi, Labkesmas di Lembata Dihadapkan Dengan Virus dan Bakteri

Secara klasifikasi, Labkesmas Lembata masuk kategori tingkat II (tier 2). Ini berarti fungsinya tidak berhenti pada peme

| Sabtu, 25 April 2026
Pemkab Lembata Integrasikan Fungsi Keuangan demi Efisiensi dan PAD

Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan, restrukturisasi ini tidak hanya ditujukan untuk efisiensi birokrasi, tetapi ju

| Kamis, 23 April 2026
Jambore Misioner Lembata: Anak dan Remaja Jadi Harapan Gereja

Jambore kali ini dipusatkan di Paroki St. Fransiskus de Sales Pada. Jambore ini diikuti sekitar seribu anak dan remaja

| Sabtu, 25 April 2026
Lapas Lembata Gelar Apel Ikrar Bebas Narkoba Dan Handphone Ilegal

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Lembata semakin memperkuat komitmen dalam

| Senin, 20 April 2026
Teror Rompon di Lembata: Nelayan Resah, Pelaku Belum Terungkap

Untuk diketahui, aksi gelap itu sering terjadi jika nelayan yang memiliki tangkapan bagus pasti akan dilenyapkan rompon

| Sabtu, 18 April 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan

TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 PojokNesia
Allright Reserved
CONTACT US Lewoleba
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281353967028
POJOKNESIA
Viewers Now: 2