Dari pojok nusantara untuk Indonesia

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Plt Kepala SLBN Lewoleba Lepas 17 Siswa ke Jenjang Pendidikan Selanjutnya

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan guru yang telah membimbing serta mendampingi anak-anak selama masa pendidikan.

Paul Moruk
Selasa, 13 Mei 2025 | 13:08:56 WIB
Pose Kepsek dan Ketua Komite SLBN Lewoleba ketiak pose bersama 17 Siswa yang mendengar hasil kelulusannya.

Lembata, Pojoknesia.com — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Lewoleba, Paulus Gerardus Hurint, resmi melepas 17 siswa tingkat SD, SMP, dan SMA untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. 

Acara pelepasan dan perpisahan tersebut digelar di Aula SLBN Lewoleba, Desa Pada, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Selasa (13/5/2025).

Dalam sambutannya, Hurint mengungkapkan rasa bangga dan harapannya terhadap para siswa berkebutuhan khusus tersebut. Ia menilai para lulusan merupakan anak-anak yang berprestasi, kreatif, dan inovatif, meskipun menghadapi tantangan dalam proses belajar mereka.

"17 siswa yang lulus ini meskipun berkebutuhan khusus, saya percaya bahwa mereka akan menjadi pribadi yang berguna bagi masyarakat dan bangsa," ujar Hurint.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan guru yang telah membimbing serta mendampingi anak-anak selama masa pendidikan.

"Saya sampaikan terima kasih kepada bapak dan mama, para guru serta teman-teman tata usaha yang telah banyak berkontribusi dan mendukung anak-anak hingga mencapai titik ini," tambahnya.

Senada dengan itu, Ketua Komite SLBN Lewoleba, Yos Bala Lamawato, turut menyampaikan pandangannya. Ia menekankan pentingnya perhatian dan perlindungan terhadap anak-anak berkebutuhan khusus sebagai bagian dari anak bangsa.

"Anak-anak ini memerlukan perhatian khusus. Mereka adalah anak bangsa yang harus kita lindungi dan siapkan untuk bisa bersaing serta hidup bersama masyarakat," tegas Yos.

Selain itu, Yos mengingatkan para orang tua untuk tetap memperhatikan anak-anak selama masa liburan sekolah.

"Liburan ini bukan berarti bebas sepenuhnya. Orang tua harus menjaga kesehatan dan kondisi anak-anak agar mereka tetap siap saat kembali bersekolah," pungkasnya.

Acara pelepasan ini dihadiri oleh para guru, staf tata usaha, orang tua siswa, dan seluruh siswa yang lulus, yakni 7 siswa tingkat SD, 8 siswa tingkat SMP, dan 2 siswa tingkat SMA. ***



Bagikan

Berita Terkini

Keunikan Sarung Adat Ile Ape Proses 3 Tahun Hargai Rp25 Juta, Memukau Pengunjung Festival Lamaholot

Nilai tinggi dari kain tenun ini bukan semata-mata karena harganya, melainkan karena proses pembuatan yang sangat panjan

| Kamis, 02 Juli 2026
Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus

| Rabu, 01 Juli 2026
Aksi Nyata Bupati Lembata: Ikut Angkut Batu Bangun Fondasi TK St. Mikhael Baobolak

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 pada Revitalisa

| Selasa, 30 Juni 2026
Operasi Besar Disiapkan Bupati-Wabup Lembata, Dugaan Bisnis Ilegal BBM Subsidi Jadi Target

Padahal kuota BBM subsidi yang disalurkan ke Lembata disebut sudah sesuai pengajuan daerah. Namun antrean panjang dan ke

| Senin, 29 Juni 2026
Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

Penyampaian laporan ini merupakan bentuk tanggung jawab eksekutif kepada legislatif dan masyarakat luas atas pengelolaa

| Senin, 29 Juni 2026
Festival Lamaholot 2026 Siap Guncang Lembata, Empat Hari Perayaan Budaya Menuju Panggung Dunia

Festival ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari pameran UMKM dan tenun ikat, karnaval budaya, pertunjukan seni etn

| Senin, 29 Juni 2026
Bupati Kanis: Menjadi Pengelola Bank Sampah adalah Pekerjaan Mulia

Ia menekankan bahwa di balik kesan 'kotor' saat bekerja, tersimpan hasil yang sangat bersih dan indah, baik secara fisi

| Sabtu, 20 Juni 2026
Pemkab Lembata Gelar Talk Show, Sosialisasikan Perda Kabupaten Layak Anak

Terdapat lima klaster utama yang menjadi perhatian, yakni pendidikan, kesehatan, budaya, rekreasi, serta perlindungan kh

| Jumat, 19 Juni 2026
Indeks Berita

Poling

Pemerintah berencana mengkombinasikan iuran BPJS Kesehatan dengan asuransi swasta bagi keluarga mampu. Apakah Anda setuju kelas khusus BPJS Kesehatan